Skip to main content

Sosial Budaya

SOSIAL BUDAYA


Demografis Kependudukan Desa Lantek Temor

Berdasarkan Data Administrasi Pemerintahan Desa, jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi, Jumlah Penduduk Desa Lantek Temor Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan pada tahun 2016  sebesar  7.567  jiwa yang terbagi kedalam 1.549 KK dengan kepadatan penduduk 1.281,16 jiwa per km2. Komposisi penduduk menurut jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki pada tahun 2016 sebesar 3.554 jiwa, lebih kecil dibanding jumlah perempuannya sebesar 3.876 jiwa.
Survei Data Sekunder yang dilakukan pada bulan Desember 2016 berkaitan dengan data penduduk pada saat itu, terlihat dalam Tabel 3 berikut ini :
Tabel. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin
Desa Lantek Temor Tahun 2016
No.
Jenis Kelamin
Jumlah
1.
Laki – Laki
3.554 Jiwa
2.
Perempuan
3.876 Jiwa
3.
Kepala Keluarga
1.549 KK

Jumlah
7.567
Sumber : Data Survey Sekunder Desa Lantek Temor Kecamatan  Galis, Desember tahun 2016
Seperti terlihat dalam tabel diatas, tercatat jumlah total penduduk Desa Lantek Temor 7.567 jiwa, terdiri dari laki-laki 3.554 jiwa, sementara perempuan 3.879 jiwa.


Kondisi Kesehatan Masyarakat Desa Lantek Temor

Kesehatan sebagai tolak ukur utama terhadap keberhasilan pembangunan taraf hidup masyarakat. Berdasarkan data yang ada dimana sarana prasarana kesehatan yang dimiliki oleh Desa Lantek Temor terdiri atas 1 unit Gedung Polindes dan 1 unit posyandu dengan tenaga kesehatan yaitu 0 Dokter Umum, 0 Dokter Gigi, 0 Dokter Spesialis, 0 Mantri Kesehatan, 2 Bidan dan 2 Dukun Bayi Berijazah serta 0 Apotek. Mengingat kondisi geografis dan mulai memahaminya masyarakat Desa Lantek Temor terhadap aspek kesehatan, terutama yang berkaitan langsung dengan fisik mereka yang menyangkut kebersihan, Desa Lantek Temor tidak kekurangan air bersih, maka beberapa penyakit sering terjangkit dimasyarakat dapat ditekan diantaranya : Diare, Gatal-gatal, Muntaber, DBD, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).


Pendidikan Di Desa Lantek Temor

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan yang mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru dengan sendirinya dan akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan pekerjaan baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika sosial dan pola sosial individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju.
Dalam rangka memajukan pendidikan, Desa Lantek Temor akan secara bertahap merencanakan dan menganggarkan bidang pendidikan baik melalui ADD, swadaya masyarakat, dan sumber-sumber dana yang sah lainnya, guna mendukung program pemerintah Kabupaten Bangkalan. Untuk melihat taraf/tingkat pendidikan Desa Lantek Temor, jumlah angka putus sekolah dan siswa menurut jenjang pendidikan, dapat di lihat dari Tabel 4.
Tabel. Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenis Kelamin Desa Lantek Temor Tahun 2016.
No.
Tingkat Pendidikan
Jumlah ( orang )
1.
Belum sekolah
566
2.
Usia 7 tahun – 45 tahun tidak pernah sekolah
300
3.
Sekolah SD tapi tidak lulus
245
4.
Tamat SD / sederajat
512
5.
Tamat SLTP / sederajat
305
6.
Tamat SLTA / sederajat
245
7.
Tamat D1, D2, D3
4
8.
Sarjana / S-1
13
9.
Pernah kursus
10
Sumber : Data survey sekunder Desa Lantek Temor Kecamatan Galis, Desember Tahun 2016


Agama Masyarakat Desa Lantek Temor

Dalam perspektif agama, masyarakat di Desa Lantek Temor termasuk dalam kategori masyarakat yang homogeny. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Lantek Temor beragama Islam. Secara cultural, pegangan agama ini didapat dari hubungan kekeluargaan ataupun kekerabatan yang kental diantara mereka. Selain itu perkembangan agama berkembang berdasarkan turunan orang tua ke anak ke cucu. Hal inilah membuat Islam mendominasi agama di Dusun-Dusun Lantek Temor.
Informasi yang diperoleh melalui wawancara mendalam dari tokoh-tokoh tua, bahwa selama ini pola-pola hubungan antar masyarakat masih banyak dipengaruhi oleh kultur organisasi Islam, Seperti Nahdatul Ulama (NU).
Untuk mengetahui jumlah penduduk berdasarkan agamanya di Desa Lantek temor dapat dilihat pada tabel 5
Tabel. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama
Desa Lantek Temor Tahun 2016
No
Agama
L
P
Jumlah
Prosentase (%)
1
Islam
3.554
3.876
7.567
100%
2
Katholik
-
-
-
-
3
Kristen
-
-
-
-
4
Hindu
-
-
-
-
5
Budha
-
-
-
-
6
Konhucu
-
-
-
-
Jumlah
3.554
3.876
7.567
100%
Sumber : Data survey sekunder Desa Lantek Temor Kecamatan Galis, Desember Tahun 2016
Dari tabel 5. tersebut dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Desa Lantek Temor sebagian besar beragama Islam. Islam sebagai agama mayoritas mendominasi seluruh Dusun yang ada Di Desa Lantek Temor.


Pemuda dan Olahraga Di Desa Lantek Temor

Upaya peningkatan kualitas generasi muda yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, patriotik, demokratis dan mandiri, memiliki kepekaan dan kepedulian sosial, mempunyai minat dan semangat kewirausahaan, berdaya saing dan unggul dalam berprestasi, mampu mengaktulisasikan segala potensi, bakat, dan minatnya serta terhindar dari bahaya destruktif.
Dalam usaha peningkatan kualitas generasi muda andil pemerintah Desa sangat diperlukan dalam usaha memperlancar dan mempermudah para pemuda usia kerja tidak menjadi pengangguran sekaligus mendorong generasi muda untuk menjadi wirausahawan baru, jika ini terjadi maka yang berkembang bukan kecenderungan mencari lapangan kerja melainkan sebaliknya, justru akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Salah satu usaha menumbuhkan budaya berprestasi di bidang olahraga dan jiwa kewirausahaan di masyarakat yaitu melalui pendidikan dimasyarakat dengan sarana dan prasarana olah raga serta kegiatan kepemudaan yang ada.
Kegiatan pemuda yang ada di Desa Lantek Temor diantaranya club bola sepak, Club Futsal dan Kelompok Musik Tradisional Hadrah.


Budaya Dan Pariwisata Di Desa Lantek Temor

Prespektif budaya masyarakat di Desa Lantek Temor sangat kental dengan budaya Islam. Hal ini dapat dimengerti karena hampir semua desa di Kabupaten Bangkalan sangat kuat terpengaruh pusat kebudayaan Islam yang tercermin dari keberadaan Pondok Pesantren-Pondok Pesantren yang ada di Bangkalan.
Dari latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang terpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Didalam hubungannya dengan agama yang dianut misalnya Islam sebagai agama mayoritas dianut masyarakat, dalam menjalankannya sangat kental dengan tradisi budaya Islam.
Perspektif budaya masyarakat di Desa Lantek Temor masih sangat kental dengan budaya ketemorannya. Dari latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Didalam hubungannya dengan agama yang dianut misalnya, Agama Islam sebagai agama mayoritas dianut masyarakat, dalam menjalankan sangat kental dengan tradisi budaya ketemoran.
Tradisi budaya ketemoran sendiri berkembang dan banyak dipengaruhi ritual-ritual agama atau kepercayaan masyarakat sebelum Agama Islam masuk. Hal ini menjelaskan mengapa peringatan-peringatan keagamaan yang ada dimasyarakat, terutama Agama Islam dipeluk mayoritas masyarakat, dalam menjalankannya muncul kesan nuansa tradisinya. Contoh yang bisa kita lihat adalah peringatan tahun baru Hijriyah dengan melakukan do’a bersama dimasjid dan mushalla-mushalla. Contoh yang lain adalah ketika menjelang Ramadhan masyarakat berbondong-bondong mendatangi kuburan/makam orang tuanya maupun kerabat dan para leluhurnya untuk dibersihkan dan setelah itu melakukan tahlilan bersama dimasjid dan mushalla kemudian makan bersama saat itu juga. Contoh yang lain lagi ketika peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diperingati di masjid-masjid dan mushalla dan ada juga yang diperingati dirumah warga yang kehidupannya sudah diatas cukup. Biasanya pada peringatan ini masyarakat menyediakan berbagai macam hidangan yang berupa buah-buahan dan makanan serta membuat nasi tumpeng dll.
Secara individual didalam keluarga masyarakat Desa Lantek Temor, tradisi ketemoran dipadu dengan Agama Islam juga masih tetap dipegang. Tradisi ini dilakukan selain sebagai kepercayaan yang masih diyakini sekaligus digunakan sebagai media untuk bersosialisasi dan berinteraksi di masyarakat. Misalkan, tradisi mengirim do’a untuk orang tua atau leluhur yang dilakukan dengan mengundang para tetangga dan kenalan yang istilah populernya diberi nama KOULEMAN / KONDANGAN. Kolonan ini biasanya dilakukan mulai dari satu sampai tujuh harinya keluarga yang ditinggal mati, yang disebut TAHLILAN. Selanjutnya hari ke empat puluh/pa’pholo, hari ke seratus/nyatos dan seribu harinya/nyebuh perhitungan tanggal kegiatan menggunakan penanggalan jawa.



Comments

Popular posts from this blog

SEJARAH SINGKAT DESA LANTEK TEMOR

SEJARAH SINGKAT  DESA LANTEK TEMOR
Legenda Desa Lantek Temor      Pada zaman dahulu ada seorang bangsawan bernama Kek Lesap / Ki Lesap melakukan perjalanan dari Gunung Sleret ke Gunung Geger. Dalam perjalanan kuda yang ditunggangi Kek Lesap berhenti. Kek Lesap Mencambuk kuda tunggangannya sampai kuda tersebut menerjang pohon asam di dekatnya. Kek Lesap sadar kudanya kelelahan dan haus. Kek Lesap pun mencari air untuk minum kudanya. Kek Lesap mencari kesana kemari tapi tidak menemukan mata air sedikitpun. Hingga akhirnya, kek Lesap menghantam tanah didepannya  dan seketika tanah itu mengeluarkan air, setelah selesai memberi minum kudanya Kek Lesap melanjutkan perjalanan. Seusainya Kek Lesap pergi mata air tersebut menjadi tumpuan air minum masyarakat sekitar dan diberi nama air sumur tantoh, mereka berbondong-bondong antri untuk mendapatkan air. Antri bahasa madura dari Adentek/ Laentek. Sehingga akhirnya daerah itu dinamakan Lantek. Pada Awalnya Desa Lantek sangat luas wilayahnya. kemud…

KKN 64

Deskripsi Desa

Desa ini bernama desa Lantek Timur, yang terletak di Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan, PulauMadura, Provinsi Jawa Timur, Negara Indonesia. Desa Lantek Timur ini, memiliki 5 Dusun yakni Dusun Bashorok, Dusun Nakeleng, Dusun Pererrengan, Dusun Masaran, Dusun Blibis. Desa Lantek Timur ini di kepalai oleh Bapak Klebun atau Bapak Kepala Desa yang bernama Bapak H. Hamdan. Beliau sudah menjabat menjadi Klebun semenjak tahun 1973. Terunjuk jabatan menajdi Klebun ini sudah turun temurun dari sanak keluarga. Sehingga, ketika Bapak Klebun sudah pensiun maka akan digantikan oleh anaknya atau saudaranya.  
Desa Lantek Timur memiliki fasilitas bagi masayarakat yang biasanya dipergunakan untuk keperluan masyarakat yakni memiliki jumlah Masjid di desa Lantek Timur ada 6 Masjid, kemudian Pustu (Posyandu Pembantu ) berjumlah 2 Pustu, dan memiliki Balai Desa sejumlah 1 Balai. Masjid ini tersebar disetiap dusun dari desa Lantek Timur itu sendiri, kemudian untuk Pustu berada di dusun Bashorok dan Pererr…