Skip to main content

Sulap Limbah Jagung dan Singkong menjadi Bahan Makanan


Mahasiswa KKN Tematik Mandiri 30 Universitas Trunojoyo Madura  yang melaksanakan kegiatan pengabdian di desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan mengadakan pelatihan produk unggulan yang berorientasi pada hasil alam. Desa Lantek timur terletak di wilayah perbukitan tepatnya di kecamatan Galis, kabupaten Bangkalan, Madura. Desa yang asri dan memiliki cuaca yang sangat bersahabat dengan tubuh ini banyak memiliki potensi alam. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencarian sebagai petani sehingga sebagian besar hasil alamnya adalah hasil tani, salah satunya adalah tanaman jagung dan singkong, sebagai hasil pertanian utama, dan buah durian, nangka, dan  rambutan sebagai hasil pertanian musiman. Kelompok KKN 30 UTM mengadakan program kerja pelatihan produk unggulan yang memanfaatkan hasil pertanian singkong dan jagung sebagai sasaran utama olahan produk hasil pertanian. Mahasiswa KKN 30 UTM memanfaatkan jagung yang diolah sebagai sirup jagung, silky puding jagung, dan abon ampas jagung. Dan tak lupa memanfaatkan limbah kulit singkong yang biasanya dibuang menjadi makanan yang dapat dikonsumsi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3 Januari 2019 yang bertujuan untuk membantu membangun ekonomi kreatif di desa Lantek Timur sehingga dapat membantu menambah penghasilan warga. Dengan diadakannya pelatihan produk unggulan ini, diharapkan warga dapat lebih kreatif dalam mengolah hasil pertanian agar dapat benilai jual yang tinggi. Warga desa Lantek Timur sangat berpatisipasi dan mendukung kegiatan tersebut. Setelah adanya program ini, akan diadakan program lomba mengolah hasil pertanian yaitu lomba mengolah singkong. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan reatifitas dalam ajang perlombaan antar dusun tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

SEJARAH SINGKAT DESA LANTEK TEMOR

SEJARAH SINGKAT  DESA LANTEK TEMOR
Legenda Desa Lantek Temor      Pada zaman dahulu ada seorang bangsawan bernama Kek Lesap / Ki Lesap melakukan perjalanan dari Gunung Sleret ke Gunung Geger. Dalam perjalanan kuda yang ditunggangi Kek Lesap berhenti. Kek Lesap Mencambuk kuda tunggangannya sampai kuda tersebut menerjang pohon asam di dekatnya. Kek Lesap sadar kudanya kelelahan dan haus. Kek Lesap pun mencari air untuk minum kudanya. Kek Lesap mencari kesana kemari tapi tidak menemukan mata air sedikitpun. Hingga akhirnya, kek Lesap menghantam tanah didepannya  dan seketika tanah itu mengeluarkan air, setelah selesai memberi minum kudanya Kek Lesap melanjutkan perjalanan. Seusainya Kek Lesap pergi mata air tersebut menjadi tumpuan air minum masyarakat sekitar dan diberi nama air sumur tantoh, mereka berbondong-bondong antri untuk mendapatkan air. Antri bahasa madura dari Adentek/ Laentek. Sehingga akhirnya daerah itu dinamakan Lantek. Pada Awalnya Desa Lantek sangat luas wilayahnya. kemud…

KKN 64

Deskripsi Desa

Desa ini bernama desa Lantek Timur, yang terletak di Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan, PulauMadura, Provinsi Jawa Timur, Negara Indonesia. Desa Lantek Timur ini, memiliki 5 Dusun yakni Dusun Bashorok, Dusun Nakeleng, Dusun Pererrengan, Dusun Masaran, Dusun Blibis. Desa Lantek Timur ini di kepalai oleh Bapak Klebun atau Bapak Kepala Desa yang bernama Bapak H. Hamdan. Beliau sudah menjabat menjadi Klebun semenjak tahun 1973. Terunjuk jabatan menajdi Klebun ini sudah turun temurun dari sanak keluarga. Sehingga, ketika Bapak Klebun sudah pensiun maka akan digantikan oleh anaknya atau saudaranya.  
Desa Lantek Timur memiliki fasilitas bagi masayarakat yang biasanya dipergunakan untuk keperluan masyarakat yakni memiliki jumlah Masjid di desa Lantek Timur ada 6 Masjid, kemudian Pustu (Posyandu Pembantu ) berjumlah 2 Pustu, dan memiliki Balai Desa sejumlah 1 Balai. Masjid ini tersebar disetiap dusun dari desa Lantek Timur itu sendiri, kemudian untuk Pustu berada di dusun Bashorok dan Pererr…